Sabtu, 06 Agustus 2016

8 Tanda Awal Kehamilan yang Wajib Diketahui Calon Ibu

Tanda Kehamilan – Terlambat datang bulan sesungguhnya hanya salah satu dari tanda-tanda kehamilan. Masih ada banyak ciri lain yang menerangkan kalau seorang wanita benar hamil. Bahkan kau mampu mengetahui tanda-tanda hamil tersebut sebelum keterlambatan haid terdeteksi.

Mengetahui tanda kehamilan sangatlah penting bagi calon ibu. Sebab bila kehamilan tak segera terdeteksi maka akan memicu keguguran. Telah banyak kasus keguguran yang disebabkan karena ketika hamil muda ibu mengonsumsi makanan yang seharusnya tidak boleh dikonsumsi ketika janin masih lemah.

Ditambah lagi, ketika ini masih banyak yang belum mampu membedakan antara tanda kehamilan yang sebenarnya, dengan gejala datang masa menstruasi. Hal ini wajar terjadi karena keduanya memang memiliki tanda yang hampir mirip. Oleh karena itu, yuk kenali tanda kehamilan yang sesungguhnya berikut ini.

Tanda-Tanda Awal Kehamilan 

Tanda Awal Kehamilan


1. Pusing

Banyak wanita yang mengeluhkan sakit kepala di awal kehamilannya. Karena itu, berhati-hatilah mengonsumsi obat sakit kepala. Jika tak terpaksa, sebaiknya hindari konsumsi obat-obatan, kau mampu mengatasinya dengan istirahat sejenak.

Perubahan hormon sering dikaitkan dengan penyebab sakit kepala ini. Namun pendapat lain juga menyatakan, bahwa sakit kepala ketika awal kehamilan disebabkan karena menyempitnya pembuluh darah.

2. Perubahan pada payu-dara

Perubahan hormon pada awal kehamilan dapat membuat payu-dara menjadi lebih padat, lembut, sensitif, dan lebih kencang. Bagian put-ing terlihat lebih muncul dan berwarna lebih gelap dengan pembuluh darah yang lebih nampak pada episode permukaan kulit payu-dara.

Tanda kehamilan ini menyerupai ketika menstruasi. Tapi pada ketika hamil, nyeri yang ditimbulkan mampu berkali-kali lipat meski hanya sedikit tersentuh saja. Hormon estrogen dan progesteron yang meningkat sering dikaitkan sebagai penyebab munculnya kondisi menyerupai ini.

3. Sering ngantuk dan lelah berlebihan

Kelelahan yang berlebihan tanpa karena mampu menjadi tanda awal kehamilan. Rasanya kau hanya ingin bermalas-malasan di kamar tanpa melaksanakan acara menyerupai biasanya. Namun hindari mengatasi ngantuk dan lelah berlebihan ini dengan kafein ya, karena membahayakan janin.

Kondisi ngantuk dan lelah berlebihan tanpa karena umumnya disebabkan karena pengaruh hormon progesteron dan perubahan pada produksi darah, detak jantung, dan metabolisme tubuh. Tetapi jikalau kondisi menyerupai ini tak kau kelola dengan baik, maka dapat memicu stres atau bahkan depresi.

4. Penciuman lebih sensitif

Adanya janin dalam kandungan akan membuat ibu lebih peka dalam penciuman. Kondisi semacam ini sebetulnya merupakan naluri alami semoga ibu tak mengonsumsi makanan yang berakibat buruk bagi janin. Makanan yang biasanya kau konsumsi pun akan menjadi terasa eneg dan tak jarang menyebabkan mual.

Penciuman tak hanya berlaku pada makanan saja, tapi juga bau-bauan lainnya yang membahayakan janin. Baik itu anyir positif menyerupai minyak wangi ataupun anyir negatif yang berasal dari asap rokok, knalpot, debu, dan polusi udara lainnya.

5. Mual-mual dan muntah

Dilansir dari alodokter.com, hampir 50 % wanita hamil akan mengalami mual dan muntah yang terjadi kira-kira sebulan setelah haid berakhir. Pada beberapa wanita, mual dapat terjadi di pagi hari yang lebih dikenal dengan morning sickness.

Namun pada sebagian wanita lain, kondisi ini dapat muncul sepanjang hari. Mual dan muntah di pagi hari disebabkan karena meningkatnya asam lambung di malam hari dan naiknya kadar hormon beta-HCG.

Mual dan muntah dapat diatasi dengan selalu menjaga semoga perut tidak kosong, apalagi ketika kau mengonsumsi vitamin. Makanlah sedikit demi sedikit, tapi lebih sering. Mengonsumsi jeruk atau permen mint juga mampu meringankan gejala ini. Biasanya mual akan berlangsung selama 5 bulan kehamilan. Baca cara mengatasi mual ketika hamil.

6. Suasana hati (mood) yang berubah-ubah

Sejam yang lalu kau bercanda dengan suami, tapi setelahnya kau sangat mudah sekali emosi dengannya. Suasana hati yang berubah-ubah menyerupai ini dapat menjadi tanda awal kehamilanmu. Meningkatnya hormon dalam badan menjadi pemicu kau mudah marah tanpa alasan yang jelas. Mirip ketika kau PMS.

7. Sering kencing tapi susah BAB

Perubahan hormon dalam badan juga menyebabkan kebanyakan wanita lebih sering ingin buang air kecil pada awal kehamilan, terutama di malam hari. Pada tahap selanjutnya, impian buang air kecil lebih disebabkan karena pembesaran rahim yang menekan kandung kemih.

Disamping itu, kau justru akan mengalami susah buang air besar. Biasanya kau BAB sehari sekali akan mengalami perubahan menjadi tiga hari sekali. Perubahan hormon membuat sistem pencernaan menjadi lambat, sehingga menjadikan sembelit atau kontipasi. Atasi dengan banyak makan buah berserat.

8. Terlambat datang bulan (haid)

Terlambat haid yakni tanda kehamilan yang paling terlihat jelas. Ini berarti sel telur telah dibuahi dan tak meluruh bersama dinding rahim menjadi menstruasi. Namun meski demikian, ada beberapa kondisi lain yang menjadikan seseorang telat mens.

Misalkan karena stres, berdiet ketat, siklus yang tak tentu, atau justru gangguan sistem hormonal. Oleh karena itu, pentingnya konsultasikan ke dokter untuk mengetahui lebih jelasnya apakah kau hamil atau tidak.

Tes Kehamilan


tanda-tanda kehamilan

Semua kondisi di atas sayangkan tidak selalu merujuk pada tanda-tanda kehamilan, melainkan juga mampu menjadi tanda adanya penyakit dalam tubuh. Beberapa wanita bahkan ada yang tak mengalami sama sekali gejala diatas sebelum ia hamil.

Menggunakan alat tes kehamilan (test pack) yang dijual bebas di pasaran mampu menentukan kepastian kehamilan yang kau alami. Tes kehamilan ini bekerja dengan mendeteksi hormon hCG yang diproduksi sepekan setelah pembuahan terjadi.

Tes kehamilan dilakukan dengan menggunakan sampel urin, terutama di pagi hari. Tempatkan urin dalam sebuah wadah yang bersih, lalu celupkan test pack kedalamnya. Hasil positif ditunjukan dengan munculnya dua garis merah dan hasil negatif ditunjukan dengan satu garis merah.

Kemunculan hasil positif kemungkinan besar akurat kalau kau benar hamil. Namun bila muncul hasil negatif sebaiknya lakukan tes sepekan lagi untuk memastikan hasilnya. Bila perlu, pastikan hasil juga dengan memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Itulah berita tanda-tanda kehamilan yang mampu saya bagikan kali ini. Jika ada gejala lain yang menurutmu mampu dijadikan contoh segera tulis di kolom komentar ya. Semoga bermanfaat. 

***

Sumber http://www.cantikitu.com/

0 komentar

Posting Komentar